Tanpa niat berbohong
Aku menangis
Dalam dingin bara api kebencian
Dalam hening canda tawa kepuraan
Dalam nyata cakrawala kegelapan
Aku menangis
Diantara pepohonan tak berhijau
Diantara tumpukan sampah nyengat berbau
Diantara hidup ketergantungan baku
Aku menangis
Dengan terpisah hitam dan putih
Dengan diam bergandeng ringkih
Dengan lautan tertutup buih
Aku menangis
Oleh rutinitas kehidupan semu
Oleh kungkungan tanpa bahu
Oleh perebutan keberadaan layu
Semangat spesial untuk AKU YANG RETAK
Rabu, 20:20 WIB, 26 mei 2010, Kereta Api Senja Kediri

No comments:
Post a Comment